NaikMotor – Masalah “Arm Pump” atau pompa lengan kerap menimpa pembalap MotoGP dan membuat performa mereka tidak maksimal, bahkan hingga diproses di ruang operasi. Sebenarnya, apa itu arm pump dan apa yang dirasakan para rider?
Kasus arm pump menjadi salah satu permasalah utama bagi pembalap sepeda motor modern. Lewat informasi yang dirilis langsung oleh situs resmi MotoGP, Mayo Clinic menjelaskan bahwa ini adalah kondisi di mana otot dan saraf yang diinduksi karena olahraga dan menyebabkan rasa sakit, bengkak, serta kadang ada cacat pada otot-otot kaki atau lengan yang mengalaminya.
Pompa lengan ini dapat terjadi pada siapa saja, tapi yang lebih sering, terjadi pada pelari dewasa, muda, dan atlet yang berpartisipasi dalam aktivitas yang melibatkan dampak berulang, seperti pembalap Grand Prix salah satunya.
Saat berolahraga, volume otot pun membesar. Untuk pembalap MotoGP di semua kelas, lengan bawahnya bekerja keras selama balapan atau sesi latihan, terutama saat pengereman. Arm pump terjadi saat jaringan yang membungkus otot, fasia, tidak berkembang bersama otot. Hal ini menyebabkan tekanan dan rasa sakit yang parah.
Alasan ini menjadi penyebab mengapa Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) jadi lebih lambat performanya di klasemen Jerez beberapa waktu lalu. Rasa sakit yang ia terima terukir jelas di wajahnya, terlihat dari kamera onboard. Padahal, rekan Maverick Vinales ini tidak ada mengalami masalah sepanjang akhir pekan, namun tiba-tiba di Hari H, pompa lengan datang menyiksanya. (Litha/Prob/NM)
The post Hantui Pembalap MotoGP, Sebenarnya Apa itu Arm Pump? appeared first on Naik Motor | Jurnal Pengendara Motor.
Sumber naikmotor.com .
Tag: #naikmotor

Tidak ada komentar:
Posting Komentar