× Home Sitemap Disclaimer
Navigasi

suka motor

Artikel Terbaru

Plus-Minus Ban Vulkanisir, Ban Murah Tapi Tidak Orisinil 

Plus Minus Ban Vulkanisir

NaikMotor – Ban vulkanisir rupanya sering dipilih untuk digunakan karena harganya yang jauh lebih murah daripada ban pabrikan baru. Tapi coba simak plus minus ban vulkanisir berikut. 

Untuk mengakali harga, ternyata banyak motoris Indonesia yang menggunakan ban vulkanisir. Wahana Honda menjelaskan bahwa ban vulkanisir harganya tersebut lebih murah dibandingkan ban baru keluaran pabrik.

Ban vulkanisir sendiri sebenarnya merupakan ban orisinal yang kembanganannya sudah menipis atau gundul namun dilapisi kembali menggunakan potongan material karet berserat lain yang sudah memiliki batikan lain agar ban lamanya terlihat seperti baru.

Ban vulkanisir setelah selesai diproses dan melewati tahap finishing akan memiliki bentuk dan desain yang sangat mirip dengan ban orisinal, hanya saya perbedaannya terletak pada kekuatan ban tersebut.

Ciri-ciri ban vulkanisir yang mudah dinotis adalah panjang karet-karet sisa berukuran lebih kecil yang biasa terlihat di ban baru lebih pendek. Sedangkan ban orisinal baru ciri karet sisanya lebih panjang.

Ciri lainnya berada pada harga ban vulkanisir yang lebih murah dibanding ban orisinal, yaitu sekitar separuh dari harga ban orisinal. Tanda lainny terletak pada letak logo indikator keausan atau ITW. Jika di ban ori baru logonya berada di bagian pinggir dekat tapak ban, di ban vulkanisiri logonya sejajar dengan alur ban.

Ban vulkanisir tidak sekuat ban ori sehingga kualitas kekuatannya juga berbeda. Dikatakan demikian karena usia ban vulkanisir dapat dihitung dalam hitungan minggu saja, bahkan akan lebih cepat gundul pada sisi batikannya saat digunakan sehari-hari atau dalam jangka waktu yang lama.

Tak hanya itu, saat ban sudah dipakai dalam jangka waktu tertenu, ban akan terasa kurang nyaman. Karena tapaknya hanya berupa lapisan, ban vulkanisir lebih mudah “hamil” atau muncul benjolan, terutama saat digunakan di jalan yang tidak rata.

Hal negatif lainnya, ban vulkanisir membuat keseimbangan motor terkendala karena ketidakseimbangan pada tapak ban yang diakibatkan oleh pemasangan manual atau ala kadarnya.

Oleh sebab itu, meski harganya mahal, Wahana menyarankan untuk memilih ban orisinal saja daripada ban vulkanisir karena lebih kuat dan tahan lama. (Litha/Prob/NM) 

The post Plus-Minus Ban Vulkanisir, Ban Murah Tapi Tidak Orisinil  appeared first on Naik Motor | Jurnal Pengendara Motor.


Sumber naikmotor.com .
Tag: #naikmotor


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Popular Posts

  • Triumph Hadirkan Sepeda Listrik Pertama, Trekker GT
    NaikMotor – Akhirnya, pabrikan dari Hinckley, Inggris ini memasuki pasar sepeda listrik. Dengan menampilkan sepeda lsitrik pertama mereka,...
  • Promo Wahana Juli-Desember 2020, Potongan Harga Hingga Jutaan Rupiah
    NaikMotor – Main dealer Honda Jakarta-Tangerang menggelar program promosi menarik di sisa semester 2020. Promo Wahana Juli-Desember 2020 i...
  • AHASS Tawarkan 8 Pilihan Servis Seharga Rp 90 Ribu Lewat Paket Mantap
    NaikMotor – Astra Motor Jakarta beberapa waktu lalu mengunggah postingan yang berisi tentang promo Paket Mantap yang dapat dinikmati oleh ...
  • Geger Honda Super Cub C125 2021 Bermesin Baru, Begini Ceritanya
    NaikMotor – Di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2021, Cub House Thailand merilis Honda Super Cub C125 2021 bermesin baru dan penamp...
  • Permudah Mencari Komponen Berkualitas AstraOtoshop.com Diperkenalkan di IMoS 2018
    NaikMotor – E-commerce telah menjadi kebutuhan masyarakat di era digital termasuk bertransaksi komponen kendaraan. Untuk mencari komponen b...
  • 5 Cara Bikin Motor Panjang Umur dan Kondisinya Tetap Prima
    NaikMotor – FIF membagikan beberapa tips untuk menjaga kondisi sepeda motor tetap baik. Berikut 5 cara agar motor panjang umur alias awet...
  • Indonesia Masuk ke Kalender WorldSBK 2021, Jonathan Rea Excited!
    NaikMotor – Akan kembali berpartisipasi di WorldSBK setelah 23 tahun, FIM dan Dorna meluncurkan kalender sementara dengan mencantumkan nam...

Halaman

  • Beranda
  • Kontak Kami
  • sitemap
  • Disclaimer
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Suka Motor . Template by: Padja Tjiloeah