× Home Sitemap Disclaimer
Navigasi

suka motor

Artikel Terbaru

Ini Penyebab Harga Vespa Kongo Makin Melejit

Vespa Kongo

NaikMotor — Vespa VGLB atau biasa disebut Vespa Kongo masih menjadi salah satu barang incaran fanatik Vespa. Selain punya nilai sejarah, populasinya tidak banyak di Indonesia dan ini yang membuat harganya makin melejit.

Vespa merupakan salah satu merek sepeda motor legendaris dan punya penggemar tersendiri di seluruh dunia, begitu juga di Indonesia. Sejak pertama kali mengaspal pada era tahun 1940-an, Vespa  hadir dalam berbagai varian, salah satunya seri VGLB atau lebih familiar Vespa Kongo.

Sampai saat ini, Vespa VGLB masih menjadi buruan para pecinta dan kolektor Vespa di Indonesia. Saking gandrungnya, para pecinta Vespa bahkan ada yang tak pikir panjang untuk merogoh kocek yang dalam untuk mendapatkannya.

Rannu, dengan Vespa Kongo kesayangannya. Foto: Dok. Pribadi

“Vespa VGLB saya pernah ditawar 80 juta, meski menggiurkan, tapi tidak saya jual karena nyarinya susah, terutama yang kondisi body, mesin serta surat-surat yang masih lengkap” ungkap Rannu selaku pemilik Vespa VGLB warna hijau lansiran 1963.

Rannu menambahkan, “Populasinya tidak banyak di Indonesia, komunitas VABCN, Vespa VGLA VGLB CLASS Nusantara yang ada saja anggotanya hanya 90 orang sampai saat ini, ya karena unitnya tidak mudah mendapatkannya. Selain itu terkadang yang punya juga tidak mau jual meski diiming-iming harga mahal bahkan tidak masuk akal.”

Sedikit menengok sejarah dari berbagai sumber yang kami dihimpun, Vespa VGLB merupakan hadiah dari pemerintah Indonesia untuk para Tentara yang telah menyelasaikan tugasnya sebagai pasukan perdamaian di Kongo, Afrika.

Vespa Kongo hadir dalam tiga warna dan punya makna tersendiri. Warna hijau dengan kapasitas 150cc diberikan untuk tentara yang pangkatnya lebih tinggi, kemudian disusul warna kuning dan biru 125cc untuk tingkat kepangkatan yang lebih rendah.

Populasi Vespa Kongo sangat langka. Foto: Rannu

Selain itu Vespa Congo tidak diproduksi di Italia melainkan di Jerman. Dengan berbahan baku plat baja yang lebih keras daripada Vespa bulat umumnya, vespa ini memiliki tingkat kelengkapan yang lebih dibanding vespa buatan Italia yang umum beredar di Indonesia (VBB1T maupun VBB2T).

Jacob Oswald Hoffmann adalah orang Jerman yang berjasa memasukkan vespa ke Jerman. Kerjasama vespa dengan Hoffmann putus awal tahun 1955 karena Hoffmann mendesain model sport sendiri.

Kemudian vespa bekerjasama dengan Messerschmitt Co. yang kemudian mengeluarkan produksi vespa pertamanya pada tahun 1955 itu juga. Mereka mengeluarkan dua model yaitu Vespa GS yang di Indonesia sering disebut sebagai GS versi Jerman dan 150 Touren.

Ciri khas Vespa Kongo nomor mesin dan rangka diawali dengan VGLB. Foto: Rannu

Ciri khas Vespa Congo bisa terlihat dari Spakboard bulat tidak ada sambungannya seperti vespa umumnya, Ring (pelek/teromol) 10 inchi, Punya tonjolan seperti tombol atau saklar di sambungan koplingnya (posisi setang sebelah kiri), Spidometer kotak dan agak besar (berbeda dengan spidometer VNA/VNB), Ada lambang garuda di body depan sebelah kiri (sekarang jarang yang ada), Di atas spidometer ada lampu kecil seperti lampu cabe, Nomor mesin diawali dengan kode VGLB, tahun produksi 1961-1963 dan di BPKB tercantum tulisan ex Brigade Garuda III.

Untuk harga Vespa VGLB atau kongo memang tidak ada harga pasaran pada umumnya, namun saat ini jika dilihat dari website jual beli dan informasi dari komunitas harga vespa tersebut sudah di atas 50 juta bahkan bisa menyentuh angka Rp 100 juta. (Daus/ Contrib/ NM)

The post Ini Penyebab Harga Vespa Kongo Makin Melejit appeared first on Naik Motor | Jurnal Pengendara Motor.


Sumber naikmotor.com .
Tag: #naikmotor


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Popular Posts

  • Gaikindo Jakarta AutoWeek 2023 x LifeStyle, Ada 18 Merek Hadir
    NaikMotor – Gaikindo Jakarta AutoWeek (GJAW) 2023 akan digelar 10-19 Maret mendatang di JCC Senayan, Jakarta Pusat. Jakarta AutoWeek 2023 d...
  • Motor Adu, Balap Motor Classic Bike Race 2023 Menggebrak Tasikmalaya
    NaikMotor – Bikers Brotherhood 1%MC kembali mengemas acara balapan motor klaik bertajuk Classic Bike Race 2023 Motor Adu di Sirkuit Bukit ...
  • Promo New Year 2023, KYB Didiskon 10%
    NaikMotor – Masih dalam rangka menyambut tahun baru, PT Astra Otoparts Tbk (AOP) melalui platform e-commerce astraotoshop.com kembali mengh...
  • Indonesia Brand Champion 2023 Diraih Shop&Drive
    NaikMotor – PT Astra Otoparts Tbk melalui Shop&Drive memperoleh penghargaan Indonesia Brand Champion 2023 di ajang The 3rd Annual Infob...
  • Motoris Bisa Memanfaatkan Ini di Posko Mudik  Lesehan Enduro Pertamina
    NaikMotor – Momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini PT Pertamina Lubricants (PTPL) mengangkat tema Bangkitkan Harapan Bersama Pertamina Fas...
  • Piaggio Italia Akui Keabsahan Vespa Bacchetta 1949 Milik Andy Wardhana
    NaikMotor — Sudah bukan rahasia umum mengenai kepemilikan Vespa Bacchetta milik Andy Wardhana . Vespa langka ini ternyata juga mendapat sur...
  • Yamaha XSR700 2023 Rilis Akhir Januari, Segini Harganya
    NaikMotor – Yamaha akan segera merilis XSR700 pada akhir bulan Januari 2023. Ada upgrade terbaru, perubahan kecil dibandingkan seri sebelum...

Halaman

  • Beranda
  • Kontak Kami
  • sitemap
  • Disclaimer
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Suka Motor . Template by: Padja Tjiloeah